Musrenbang Tingkat Kecamatan Pejawaran Tahun 2019

Pada hari Kamis tanggal 14 Bulan Februari Tahun 2019 bertempat di Aula Kantor Kecamatan Pejawaran telah diselenggarakan Musrenbang RKPD Kecamatan yang dihadiri Forkompincam dan pemangku kepentingan dari semua lapisan masyarakat di wilayah kecamatan Pejawaran. Dalam acara ini 15 desa dari 17 desa yang ada (kecuali Desa Kalilunjar dan Desa Sidengok) hadir dengan komposisi delegasi yang terdiri dari Kepala Desa, Ketua/anggota BPD, Ketua/anggota LP3M dan satu orang tokoh masyarakat.

Camat Pejawaran, Aswan, dalam sambutannya mengatakan bahwa Musrenbang merupakan satu acara yang sangat penting dan tidak boleh diabaikan. Sebab dalam musrenbang apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dan tidak bisa diakomodir oleh desa, bisa disampaikan serta akan langsung ditanggapi oleh Tim Musrenbang Kabupaten. Selain itu apabila usulan desa tersebut masuk dalam skala prioritas pembangunan kabupaten maka akan dilanjutkan ke Musrenbang tingkat Kabupaten.

Tim Musrenbang Kabupaten yang hadir pada kesempatan kali ini terdiri dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga, Dinas Pertanian, Baperlitbang, DPKP serta Dinas Kesehatan. Anggota DPRD Kabupaten Banjarnegara, Siti Mundriati, SH, juga berkenan hadir secara pribadi.

Setya Adi Nugraha, SIP , selaku Narasumber dari Baperlitbang, menyampaikan bahwa sudah saatnya kebiasaan Musrenbang tingkat desa dirubah. Dari yang semula dilaksanakan pada bulan Januari dilaksanakan pada bulan Juli. Dengan catatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan pada bulan Juli yaitu Musyawarah RKPDes memunculkan 2 (dua) output yaitu N+1 (RKPDes tahun berikutnya) dan N+2 (usulan pembangunan 2 tahun ke depan). Tujuannya adalah agar pada bulan Desember usulan untuk pembangunan 2 tahun ke depan sudah bisa dilaporkan oleh Camat kepada Bupati melalui Baperlitbang dan sebagai dasar Renja Kabupaten.

Selain itu disampaikan pula 4 pedoman arah kebijakan pembangunan tahun 2020, yang terdiri dari :

  1. Meningkatkan kualitas infrastruktur jalan.
  2. Meningkatkan kualitas belanja dengan program kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
  3. Meningkatkan efektifitas belanja dengan fokus pada permasalahan dan isu strategis.
  4. Meningkatkan kinerja birokrasi pemerintah.

Sambutan yang terakhir yaitu dari DPKP, Sugeng Daryanto, SE , yang menyampaikan bahwa pada tahun 2019 ini Kecamatan Pejawaran mendapatkan bantuan pemugaran RTLH sejumlah 57 unit yang terbagi untuk 7 desa. Disampaikan juga bahwa untuk tahun 2020 ada beberapa ketentuan tambahan dan perubahan ketentuan untuk desa yang menerima bantuan yaitu :

  1. SK TPK ditiadakan diganti data dengan data rumah di desa terkait secara total.
  2. Laporan pertanggung jawaban disesuaikan dengan SPJ versi Siskeudes
  3. Nama calon penerima yang diusulkan harus ada di dalam data BDT 2015, atau bisa data BDT 2017 apabila data 2015 sudah habis.
  4. Proposal agar segera diusulkan.

Author: arif al azis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.